Jumat, 22 Desember 2017

Mahasiswa, Kenali Dirimu

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana belajar di perguruan tinggi? Adakah perbedaan mencolok antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan di sekolah? Tentu, keduanya pasti berbeda. Dapatkah kamu menemukan perbedaan antara belajar di SMA dan kuliah di PT? Kemampuan adaptasi sangat diperlukan untuk mempelajari hal-hal baru. Berikut ini akan dipelajari tahap-tahap yang harus dilalui untuk menjadi pembelajar sukses. Simaklah tahap-tahap di bawah ini:

A.    Keterampilan 1 Pengenalan Diri
Seberapa Jauh Kamu Mengenali Dirimu Sendiri

Beberapa keterampilan sangat dibutuhkan pada saat kamu menyesuaikan dengan lingkungan. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut, pelajari keterampilan-keterampilan yang kamu miliki dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan. Bab ini memberi kesempatan untuk mengenali keterampilan dalam tiga hal, yaitu: pengembangan diri, keterampilan sosial, dan manajemen diri.

1.      Pengembangan Diri
Berikut ini kamu dapat menguji seberapa jauh kamu sudah berkembang menjadi pribadi yang siap memasuki dunia mahasiswa. Ingat! Semua jawaban adalah BENAR selama itu sesuai dengan hati nuranimu.
NO
MENURUT SAYA
ALTENATIF JAWABAN
1.
Andai mungkin, saya ingin menjadi orang lain
SS
S
R
KS
TS
2.
Saya tidak yakin dengan yang saya lakukan
SS
S
R
KS
TS
3.
Saya sering mengalami kebingungan ketika mengambil keputusan
SS
S
R
KS
TS
4.
Saya merasa mudah putus asa
SS
S
R
KS
TS
5.
Saya tidak berarti apa-apa diantara orang lain
SS
S
R
KS
TS
6.
Ada banyak hal dalam diri saya yang ingin saya rubah
SS
S
R
KS
TS
7.
Saya dapat menyampaikan pendapat ke orang lain dengan menarik
SS
S
R
KS
TS
8.
Saya mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru
SS
S
R
KS
TS
9.
Saya mampu membuat keputusan tanpa kesulitan
SS
S
R
KS
TS
10.
Penampilan saya cukup menarik disbanding dengan teman-teman lain
SS
S
R
KS
TS

Keterangan:
SS
à
Sangat Sesuai
KS
à
Kurang Sesuai
S
à
Sesuai
TS
à
Tidak Sesuai
TH/R
à
Tidak Tahu/Ragu-ragu




Apa makna isian tersebut? Cobalah untuk memberikan skor pada masing masing jawaban yang sudah kamu berikan. Berikan skor untuk pernyataan:
1-5   à SS = 1S = 2R = 3; KS = 4; TS = 5
6-10 à SS = 5S = 4R = 3; KS = 2; TS = 1

Jika kamu sudah mendapatkan skor atas apa yang kamu kerjakan, cobalah simak apa makna dari skor tersebut

Jika skormu diatas 40, maka:
Selamat!!!
ü  Kamu beruntung menjadi seorang yang sudah berkembang sesuai dengan usiamu saat ini
ü  Kamu tahu mana yang menjadi bagian dari diri kamu dan mana pula yang bukan
ü  Menyadari bagian-bagian baik dan menyenangkan tetapi juga ada yang buruk dan menyebalkan terdapat di dalam diri seseorang merupakan sesuatu yang patut disyukuri
ü  Tahukah kamu bahwa hal ini akan menjadikan seseorang dapat tampil apa adanya
ü  Coba cek kembali, apakah kamu dapat berbicara kepada setiap lapisan usia? Bukankah itu menyenangkan?
ü  Cobalah untuk terus meningkatkan diri dengan cara memperkaya alternatif. Membaca buku atau artikel yang tidak hanya berkaitan dengan pelajaran, surat kabar, diskusi kelompok dengan teman-teman baik dari satu fakultas maupun lain fakultas merupakan alternatif yang perlu dicoba. Selain itu jangan lupa bahwa tugas utama dan tugas yang dapat ditunda untuk dilakukan esok perlu dipilah sejak tahun pertama kamu kuliah di perguruan tinggi.

Jika skormu antara 20-40, maka:
ü  Menyenangkan sekali menjadi seorang sahabat yang dapat memahami orang-orang disekitarnya. Kamu ingin dan cukup mampu menjadi teman yang layak untuk dijadikan tempat untuk berbagi. Kamu juga mungkin ingin menjadi seseorang kepada siapa para sahabat meminta bantuan
ü  Tapi, mengapa kadang muncul keragu-raguan mengenai hal-hal yang sudah kamu lakukan? Dan mengapa pula kadang muncul perasaan menyesal telah meluangkan waktu terlalu banyak untuk hal-hal yang bukan prioritas?
ü  Cobalah untuk terus menggali bidang apa sebetulnya prioritasmu. Kenali itu. Diskusikan terus dengan orang orang terdekat, minta masukan dari mereka. Ingat, pengenalan diri saja belum cukup untuk menjadikan kamu seseorang yang dewasa. Kembangkan dirimu dengan cara memperluas jaringan pertemanan yang selama ini kamu bina. Mungkin itulah yang harus kamu pahami.

Jika skormu di bawah 20, maka:
ü  Saat ini, mulailah untuk membuang jauh-jauh pikiran bahwa teman lain lebih mampu daripada saya
ü  Bahwa teman lain lebih pantas daripada saya
ü  Bahwa teman lain lebih memenuhi syarat daripada saya
ü  Bahwa keputusan teman mesti lebih bijaksana daripada keputusanku
ü  Mulailah juga untuk berpikir bahwa saya harus mencoba selagi ada kesempatan
ü  Saya akan menemukan orang-orang yang memberikan dukungan
ü  Maka dari itu saya harus mencarinya. Bila tidak sekarang kapan lagi?

2.      Keterampilan Sosial
Keterampilan sosial adalah kemampuan yang berkaitan dengan cara berhubungan dengan orang-orang disekitarmu. Keterampilan ini dapat kamu asah dan masih dapat terus kamu kembangkan sehingga menjadi seorang yang terampil secara sosial. Coba pelajari seberapa terampil kamu dalam berhubungan sosial dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini.
NO
MENURUT SAYA
ALTENATIF JAWABAN
1.
Saya ingin mencari kenalan baru, tetapi sulit sekali mendapatkannya
SS
S
R
KS
TS
2.
Dalam percakapan saya lebih banyak menjadi pendengar saja
SS
S
R
KS
TS
3.
Saya bungkam seribu bahasa bila berada di tengah banyak orang
SS
S
R
KS
TS
4.
Saya merasa sering dinilai teman-teman
SS
S
R
KS
TS
5.
Saya tegang bila ditengah-tengah orang asing
SS
S
R
KS
TS
6.
Saya senang mengikuti kegiatan organisasi
SS
S
R
KS
TS
7.
Saya menceritakan semua pengalaman dengan teman-teman
SS
S
R
KS
TS
8.
Saya selalu menyatakan pendapat tanpa ragu-ragu
SS
S
R
KS
TS
9.
Saya tidak suka menyendiri
SS
S
R
KS
TS
10.
Saya siap berkenalan dengan setiap orang yang saya jumpai
SS
S
R
KS
TS

Keterangan:
SS
à
Sangat Sesuai
KS
à
Kurang Sesuai
S
à
Sesuai
TS
à
Tidak Sesuai
TH/R
à
Tidak Tahu/Ragu-ragu




Apa makna isian tersebut? Cobalah untuk memberikan skor pada masing masing jawaban yang sudah kamu berikan. Berikan skor untuk pernyataan:
1-5   à SS = 1S = 2R = 3; KS = 4; TS = 5
6-10 à SS = 5S = 4R = 3; KS = 2; TS = 1

Jika kamu sudah mendapatkan skor atas apa yang kamu kerjakan, cobalah simak apa makna dari skor tersebut

Jika skormu diatas 40 maka:
Wah jaringan pertemananmu luar biasa luas
Kamu enjoy bersama-sama dengan orang lain. Orang baru bukan masalah bagi kamu, karena dengan mereka kamu dapat berkenalan. Orang tua merupakan tempat dimana kamu dapat menimba ilmu. Kamu juga dapat berbagi pengalaman dengan teman-teman sebaya. Jagalah terus keharmonisan yang sudah kamu peroleh dengan cara memperbaharui sikap. Dengar dan cermati orang-orang di sekitarmu.

Jika skormu diantara 20-40 maka:
Berkumpul dengan orang lain mungkin sesuatu yang kamu idam-idamkan. Dengan merekalah kamu habiskan sebagian besar waktu luangmu. Selama ini, kamu sudah terlibat dalam organisasi yang anggota-anggotanya teman sebaya. Dan mungkin kamu akan segera bergabung dengan organisasi kemahasiswaan. Disini kamu akan belajar bagaimana caranya belajar. Saling bertukar inforrmasi, berdalih kadang kadang salah paham. Itu terjadi pada banyak orang, jadi jangan putus asa. Catatan penting untuk kamu, berteman itu penting tetapi yang lebih penting lagi adalah belajar bagaimana menjadi seorang teman.

Jika skormu dibawah 20 maka:
ü  Memang berat memulai segalanya sendiri
ü  Tidak semua orang mampu menjalin hubungan dengan mudah dan harmonis
ü  Mungkin kamu termasuk salah satu yang harus berjuang untuk melakukannya
ü  Tapi, bukankah gagal selalu lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali?
ü  Cobalah cari teman yang kamu percaya, sampaikan keinginanmu untuk ikut bergabung dengan mereka. Ingat, pilih kelompok kecil kemudian yang lebih besar. Atau mungkin coba ikut bergabung dalam kursus-kursus informal, atau keterampilan tertentu sesuai dengan hobi. Di sana kamu akan bertemu dengan teman-teman yang membutuhkanmu

3.      Manajemen Diri
Keterampilan lain yang perlu juga kamu kuasai adalah manajemen diri. Beberapa kegiatan sekaligus akan kamu jalankan selama belajar di perguruan tinggi. Nah penting sekali untuk mengenali dan mengembangkan keterampilan manajemen diri ini.

NO
SAYA ADALAH
ALTENATIF JAWABAN
1.
Senang membuat prioritas dalam hidup ini
SS
S
R
KS
TS
2.
Membuat perencanaan untuk menjamin kegiatan berjalan lancar
SS
S
R
KS
TS
3.
Bukan tipe yang suka menunda pekerjaan
SS
S
R
KS
TS
4.
Dapat menggambarkan tujuan saya dimasa mendatang
SS
S
R
KS
TS
5.
Membuat rencana untuk mendalami bidang yang saya minati
SS
S
R
KS
TS
6.
Berusaha untuk meningkatkan kualitas yang ada pada diri saya
SS
S
R
KS
TS
7.
Mengerjakan dengan sungguh sungguh segala tugas yang diberikan kepada saya
SS
S
R
KS
TS
8.
Saya dapat mengerjakan tugas dengan terpat waktu
SS
S
R
KS
TS
9.
Saya melakukan evaluasi kembali apa yang telah kami lakukan
SS
S
R
KS
TS
10.
Saya mencatat perkembangan baik positif maupun negatif tugas-tugas yang saya lakukan
SS
S
R
KS
TS

Lakukan hal yang serupa sekali lagi
Untuk pernyataan
1-10 à  SS= 5;  S= 4;  R= 3; KS= 2TS= 1

Jika skormu diatas 40, maka:
o   Perencanaan terhadap segala sesuatu merupakan bagian terpenting dari kegiatan. Kamu menjadi orang yang beruntung karena bersedia meluangkan waktu untuk mengamati, mencatat, kemudian konfirmasi ulang terhadap data-data yang dimiliki. Orang bilang luangkan waktumu untuk membuat perencanaan, setelah itu komitmen untuk melakukan hingga selesai niscaya alur perjalanan karirmu akan semakin lancer
o   Yang perlu diingat adalah jaga hubungan dengan orang orang dissekitarmu
o   Jangan sampai mereka menganggapmu robot karena kaku dan terlalu berpegang teguh pada prosedur yang ada

Jika skormu antara 20-40, maka:
o   Ingat! Perencanaan yang baik harus didukung dengan data yang akurat. Amati, dengarkan, catat, dan cek.
o   Kamu sudah melakukan sebagian tugas yang berkaitan dengan perencanaan, sebagian data sudah terkumpul.
o   Slogan memotivasi sudah pula menempel di dinding kamarmu. Tapi, kadang-kadang kamu melanggar program yang kamu susun? Bukankah ada orang bijak berkata, “Kalau bukan kita yang menepati, siapa lagi?” Ingat pekerjaan dikatakan selesai dengan baik bila direncanakan, dilakukan, dievaluasi, diperbaiki, dan ditaati.

Jika skormu dibawah 20, maka:
o   Kalau orang sukses melakukan tugas-tugas yang sudah direncanakan, lantas dievaluasi, dan diperbaiki, kamu seringkali ingin langsung melihat hasilnya. Ingat! Tiadak ada orang sukses tanpa perjuangan
o   Perencanaan penting namun mengelola diri untuk tetap konsisten dengan perencanaan jauh lebih penting

Jika skormu antara 20-40, maka:

Jika skormu dibawah 20 maka:

Senin, 16 Januari 2017

Pollinasi adalahh

JENIS POLINASI
Selfing (Self pollination): Kegiatan mentransfer polen ke kepala putik yang berasal dari satu tanaman yang  sama.
Crossing (Cross pollination) : Kegiatan mentransfer polen ke kepala putik yang berasal dari  tanaman yang  berbeda. 
Sibbing : Kegiatan menyatukan polen ke kepala putik yang berasal dari  tanaman yang  berbeda tetapi masih dalam lot yang sama.
Out crossing : Transfer polen ke kepala putik dari bunga tanaman yang tidak diketahui/diharapkan......wajib dihindari pada saat kegiatan polinasi

TUJUAN POLINASI
Selfing : untuk mendapatkan galur murni yang homozigot homogen. Dilakukan pada proses pembuatan dan perbanyakan parental.
Crossing : untuk mendapatkan galur yang heterozigot dan memperluas keragaman genetik. Biasa dilakukan pada proses breeding dan pembuatan varietas hibrida.
Sibbing : untuk mendapatkan galur yang homozigot homogen. Dilakukan pada tanaman gynosius atau super female yang kekurangan/tidak ada bunga jantan pada satu tanaman.

TAHAPAN POLINASI
  • ·         Melakukan isolasi bunga jantan dan betina yang tepat fase sebelum penyerbukan (H -1 )
  • ·         Membuang semua bunga betina mekar yang tidak diisolasi (H0)
  • ·         Melakukan penyerbukan terhadap bunga-bunga yang diisolasi
  • ·         Melakukan isolasi bunga betina setelah diserbuki polen
  • ·         Memberi tanda pada bunga betina yang sudah dipolinasi
  • ·         Memangkas cabang pada node ke-2 dari bunga yang dipolinasi (mentimun).

Minggu, 15 Januari 2017

Instruksi Kerja Pengujian Daya Berkecambah pada Kertas Tisu

1.      Sterilkan box mika, pinset, dan petridish menggunakan alkohol kemudian dilap hingga kering
2.      Siapkan media dasar yang telah steril dengan menempatkan kertas plano dan kertas tissue yang telah dibentuk sesuai ukuran dasar box mika
3.      Siapkan benih, petridish pinset label dan box mika
4.      Lembabkan media dengan air dan jumlah air yang diperlukan 20ml per box mika (pastikan pH. Media 6.0-7.5)
5.      Benih di semai diatas kertas plano sebanyak 100 butir dalam 4 ulangan, benih diambil secara acak dari fraksi benih murni
6.      Tutup box mika dan pastikan tertutup rapat kemudian  diberikan pelabelan identitas benih
7.      Letakkan box mika di bak pengujian benih
8.      Melakukan pengamatan tahap I (first count) dan pengamatan tahap II (final count) disesuaikan dengan KM, JTPB untuk uji Daya Berkecambah
9.      Melakukan pencatatan pada Kartu Uji Daya Berkecambah, Laporan Harian Hasil Pengujian Benih dan Buku Induk Pengujian Benih

Instruksi Kerja Penetapan Berat 1000 Butir
1.      Siapkan contoh benih yang telah diambil dan menjadi contoh kerja
2.      Pisahkan benih menajdi 8 ulangan dengan masing masing ulangan berjumlah 100 butir
3.      Kemudian hitung berat benih masing-masing ulangan tersebut
4.      Setelah diketahui berat masing-masing ulangan benih tersebut maka gunakan rumus ketentuan untuk mengetahui bobot 1000 butir suatu benih
5.      Melakukan pencatatan bobot 1000 butir pada Buku analisis bobot 1000 butir

Instruksi Kerja Pengujian DB Metode Antar Kertas (UKDDP)
1.      Siapkan benih, kertas merang atau CD dan plastic yang akan digunakan sebagai media semai
2.      Sterilkan kertas merang atau CD menggunakan air hangat
3.      Peras dan biarkan kertas merang atau CD tersebut dalam keadaan lembab
4.      Sterilkan plastic menggunakan alkohol kemudian di lap hingga kering
5.      Letakkan alas plastic dan 3 lembar kertas merang atau CD
6.      Benih disemai dalam 4 ulangan x 100 butir benih yang diambil secara acak dari fraksi benih murni
7.      Tutup benih yang telah disemai dengan 2 lembar kertas merang atau CD
8.      Kemudian digulung rapi lalu disimpan ke dalam germinator yang berada di ruanng isolasi pengujian daya berkecambah
9.      Melakukan pengamatan tahap I (first count) dan pengamatan tahap II (final count) disesuaikan dengan KM Metode Pengujian DB
10.  Melakukan pencatatan pada Kartu Uji Daya Berkecambah, Laporan Pengujian DB, KA dan Kemurnian serta Buku Induk Pengujian Benih

Instruksi Kerja Pengujian DB Antar Kertas (AK Kipas)
1.      Siapkan benih, pinset, kertas merang atau CD dan baki plastic
2.      Bentuk 3 lembar kertas merang atau CD menyerupai kipas
3.      Sterilkan kertas merang atau CD menggunakan air hangat
4.      Kemudian diperas dan biarkan kertas merang atau CD tersebut dalam keadaan lembab
5.      Sterilkan baki plastic dan pinset menggunakan alkohol kemudian di lap hingga kering
6.      Benih disemai dalam 4 ulangan x 100 butir benih yang diambil secara acak dari fraksi benih murni
7.      Tutup baki tersebut dengan plastic wrap
8.      Simpan ke dalam germinator yang berada di ruang isolasi pengujian daya berkecambah
9.      Melakukan pengamatan tahap I (first count) dan pengamatan tahap II (final count) disesuaikan dengan KM Metode Pengujian DB
10.  Melakukan pencatatan pada kartu Uji Daya Berkecambah, Laporan Harian Hasil Pengujian Benih dan Buku Induk Pengujian Benih

Instruksi Kerja Pengujian Tetrazolium
1.      Siapkan benih yang akan di uji per – ulangan, petridish plastic, pinset, spatula cutter, larutan 2,3,5 triphenyl tetrazolium chloride, beker gelas yang berisi aquades dan kertas lakmus
2.      Rendam benih dalam aquades kemudian simpan ke dalam incubator sesuai dengan KM. Pengujian Tetrazolium waktu minimum perendaman dan suhu 20oC untuk pelembaban pada benih tersebut
3.      Lakukan persiapan sebelum perwarnaan sesuai dengan KM. Pengujian Tetrazolium
4.      Rendam benih dalam larutan 2,3,5 Triphenyl tetrazolium chloride dengan pH 6,5-7,5, konsentrasi normal yang digunakan 1% akan tetapi presentase lebih rendah atau lebih tinggi diperbolehkan
5.      Kemudian simpan ke dalam incubator dengan suhu 30oC sesuai dengan KM. Pengujian Tetrazolium
6.       Melakukan pengamatan pengujian Tetrazolium setelah dilakukan persiapan evaluasi sesuai KM. Prosedur Standar Uji Tetrazolium
7.      Melakukan pencatatan pada Kartu Uji Tetrazolium dan Laporan Harian Hasil Pengujian Tetrazolium

Instruksi Kerja Penggunaan Soil Divider
1.      Siapkan 4 (empat) penampung benih
2.      Bersihkan soil divider, penampung benih dan peralatan lain yang akan digunakan
3.      Tempatkan divder ditempat yang datar, dan pastikan bahwa penampung benih berada di bawah keluarnya benih
4.      Tuangkan seluruh contoh benih pada divider sepanjang saluran dan pencampuran ini diusahakan sama rata dengan cara memasukkan benih sedemikian rupa sehingga setiap lubang menerima jumlah benih yang sama
5.      Dua penampung benih yang telah berisi tersebut diambil dan digantikan dengan 2 (dua) penampung benih lain yang kosong
6.      Benih dalam dua penampung benih dituangkan kembali ke divider secara bersamaan seperti langkah 4
7.      Langkah 6 diulangi kembali untuk memastikan benih sudah tercampur merata
8.      Satu penampung benih yang telah terisi benih diambil dan digantikan dengan penampung yang kosong dan benih yang berada di penampung lain dituangkan ke divider untuk memastikan benih telah terdistribusi di semua lubang divider
9.      Langkah 8 diulangi kembali hingga diperoleh jumlah kira kira sebanyak contoh kerja

Instruksi Kerja Pengujian Analisis Kemurnian
1.      Siapkan contoh kerja
2.      Timbang berat awal pada contoh kerja
3.      Pisahkan benih pada ketentuan 3 komponen yaitu benih murni, benih tanaman lain dan kotoran benih
4.      Timbang berat dari masing masing komponen tersebut
5.      Lakukan perhitungan analisis kemurnian
6.      Pencatatan pada Catatab Mutu Analisis Kemurnian

Instruksi Kerja Pengujian DB Metode Pasir
1.      Siapkan benih, pinset, pasir yang telah diayak dan baki plastic yang akan digunakan sebagai media semai
2.      Sterilkan pasir yang telah diayak dengan dipanaskan selama 3 jam
3.      Sterilkan pinset dan baki plastic menggunakan alkohol kemudian dilap hingga kering
4.      Benih disemai dalam 4 ulangan x 100 butir benih yang diambil secara acak dari fraksi benih murni dengan media semai 1 baki plastic terdapat 2 ulangan
5.      Benih yang telah disemai tersebut ditutup kembali dengan pasir
6.      Letakkan baki pada meja meja pengujian
7.      Melakukan pengamatan tahap I (first count) dan pengamatan tahap II (final count) disesuaikan dengan KM Metode Pengujian DB
8.      Melakukan pencatatan pada kartu Uji Daya Berkecambah, Laporan pengujian DB, KA dan Kemurnian serta Buku Induk Pengujian Benih

Instruksi Kerja Pengambilan Contoh Benih
1.      Menerima pengajuan pengambilan contoh kerja
2.      Pastikan benih yang akan diambil contoh benihnya sudah dilakukan penomoran
3.      Jika lot benih bersifat homogeny makan pengambilan contoh dapat diambil dari 1 kantung akan tetapi jika lot benih bersifat heterogen maka pengambilan contoh benih dilakukan 3 kali yang mewakili ketentuan 6 posisi pengambilan contoh
4.      Melakukan penimbangan sesuai dengan ketentuan berat contoh kerja
5.      Melakukan penimbangan sesuai dengan ketentuan berat contoh kerja

6.      Contoh kerja siap dilakukan pengujian

Rabu, 11 Januari 2017

Pengujian Mutu Benih

Pengambilan Contoh Benih
A.    Contoh Primer
Diambil dari berbagai posisi lot benih termasuk benih stock dan benih masuk. Benih Stock merupakan benih yang belum terjual seluruhnya dan dijadikan cadangan apabila ketersediaan benih menipis. Benih Stock dilakukan pengujian sekali dalam 3-4 bulan. Benih Masuk merupakan benih yang berasal dari petani mitra yang kemudian akan diberi nomor Lot (Id Telusur) oleh perusahaan
B.     Contoh Komposit
Merupakan gabungan dari contoh contoh primer. Dalam satu lot yang diperoleh bisa didapatkan lebih dari satu kantung
C.     Sub Contoh
Benih Sub Contoh didapatkan dengan menggunakan metode pengurangan contoh secara bertahap menggunakan alat yang dinamakan Soil Divider.
D.    Contoh Kirim
Benih Contoh Kirim yaitu benih yang akan dikirim menuju laboratorium untuk pengujian mutu benih. Selain itu dipisahkan juga benih untuk Contoh Arsip untuk pengarsipan benih
E.     Contoh Kerja
Benih Contoh Kerja merupakan benih dari Contoh Kirim yang kemudian dibagi-bagi untuk beberapa uji mutu benih meliputi
·         Analisis Kemurnian
·         Daya Berkecambah
·         Kadar Air
Pengujian Kadar Air dilakukan secara rutin untuk benih Stock guna mengetahui dan menjaga mutu benih. Dilakukan sekali untuk benih masuk untuk pelabelan. Batas toleransi kadar air berkisar 6-8%. Apabila diketahui kadar air berlebihan maka dapat diberikan perlakuan Fast Drying
·         Hibriditas

Uji Hibriditas diberikan kepada benih hibrida untuk uji F1. Sementara benih OP (Open Pollinated) tidak diberlakukan uji hibriditas

Pengujian Mutu Benih

Pengambilan Contoh Benih
A.    Contoh Primer
Diambil dari berbagai posisi lot benih termasuk benih stock dan benih masuk. Benih Stock merupakan benih yang belum terjual seluruhnya dan dijadikan cadangan apabila ketersediaan benih menipis. Benih Stock dilakukan pengujian sekali dalam 3-4 bulan. Benih Masuk merupakan benih yang berasal dari petani mitra yang kemudian akan diberi nomor Lot (Id Telusur) oleh perusahaan
B.     Contoh Komposit
Merupakan gabungan dari contoh contoh primer. Dalam satu lot yang diperoleh bisa didapatkan lebih dari satu kantung
C.     Sub Contoh
Benih Sub Contoh didapatkan dengan menggunakan metode pengurangan contoh secara bertahap menggunakan alat yang dinamakan Soil Divider.
D.    Contoh Kirim
Benih Contoh Kirim yaitu benih yang akan dikirim menuju laboratorium untuk pengujian mutu benih. Selain itu dipisahkan juga benih untuk Contoh Arsip untuk pengarsipan benih
E.     Contoh Kerja
Benih Contoh Kerja merupakan benih dari Contoh Kirim yang kemudian dibagi-bagi untuk beberapa uji mutu benih meliputi
·         Analisis Kemurnian
·         Daya Berkecambah
·         Kadar Air
Pengujian Kadar Air dilakukan secara rutin untuk benih Stock guna mengetahui dan menjaga mutu benih. Dilakukan sekali untuk benih masuk untuk pelabelan. Batas toleransi kadar air berkisar 6-8%. Apabila diketahui kadar air berlebihan maka dapat diberikan perlakuan Fast Drying
·         Hibriditas

Uji Hibriditas diberikan kepada benih hibrida untuk uji F1. Sementara benih OP (Open Pollinated) tidak diberlakukan uji hibriditas

Jumat, 23 Desember 2016

1. Program "Human Angel"
Terdengar alay memang, namun kegiatan ini sebagai 'surveyor' kebutuhan anggota dan yang bisa dibantu oleh organisasi sehingga diharapkan kehadira organisasi mampu berdampak bagi masyarakat.
Setiap pengurus memperhatikan dan menjadi "narahubung" organisasi kepada anggota lainnya (5-10 anggota sesuai kebutuhan)

2. Kelompok Studi Mata Kuliah tertentu
Mengumpulkan asisten dengan praktikan untuk menunjang topik ataupun matakuliah tersebut
Bertujuan untuk mengasah kemampuan akademik mereka
Waktu dan tempat menyesuaikan asisten dan praktikan tersebut

3. Inspirational Corner
Berisi pengetahuan pengetahuan umum dengan topik sesuai jurusan maupun materi materi yang disampaikan saat kuliah
Bertujuan untuk mengasah intelektual dan pengetahuan2 seputar jurusan tersebut sehingga mahasiswa juga dapat dibekali dengan ilmu yang berkaitan dengan jurusan mereka

4. Mahasiswa beraspirasi
Memuat tulisan tulisan yang dibuat oleh mahasiswa yang hobi menulis dan berargumen
Program ini memberikan ruang kepada mahasiswa untuk beraspirasi dan menyampaikan pendapat melalui forum forum resmi
Diharapkan program ini tidak digunakan untuk mengintimidasi dan menyerang secara sepihak

5. Program Lintas Departemen
Ada baiknya beberapa kefiatan dilaksanakan oleh dua atau tiga divisi atau departemen ybs untuk memaksimalkan efektifitas dan efisiensi daripada harus diampu oleh satu departemen saja